Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa Mandarin juga mengalami perkembangan pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, bahasa Mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha dan lainnya juga sudah mulai mempelajari bahasa Mandarin. Ditambah lagi saat ini perkembangan akan kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin semakin meningkat. Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama dengan negara lain. Saat ini, Tiongkok juga merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasar global. Dengan ini telah dibukanya berbagai tempat di Indonesia yang mempelajari bahasa Mandarin, baik pendidikan formal maupun non-formal contohnya seperti di sekolah, pusat bimbingan belajar, guru privat, lomba-lomba bahkan diadakan seminar atau webinar untuk memperdalam kemampuan berbahasa mandarin baik secara tulis maupun lisan sehingga siswa/I maupun kalangan umum dengan mudah mengakses pelatihan-pelatihan ini.

Dalam pelatihan ini terdapat beberapa guru bimbingan yang akan membimbing para siswa/I dan mahasiswa/I pelatihan. Guru-guru yang telah berpengalaman ini akan memberikan sharing tips & trick juga ilmu terhadap siswa/I lain mengenai lomba Chinese Bridge ini hingga sampai ke tingkat lomba internasional. Maka dari itu, diharapkan setelah melaksanakan lomba Chinese Bridge siswa/I SMP, SMA/SMK Maitreyawira dan mahasiswa/I UVERS dapat melanjutkan jejak-jejak kesuksesan yang pernah dicapai oleh peserta sebelumnya. Dengan adanya pertimbangan seperti hal-hal diatas, Universitas Universal mengadakan kerjasama dengan pihak Chinese Bridge untuk siswa/I SMP, SMA/SMK Maitreyawira dan Mahasiswa/I Universitas Universal Batam dalam menambah wawasan ilmu dengan metode sharing bersama dosen/staff pengajar dari Chinese Bridge.

Hari/Tanggal Pelaksanaan : Jumat, 28 Oktober 2022
Waktu Pelaksanaan : 13.00 – 15.00 WIB
Tempat : ZOOM Meeting (Daring)

Topic:

Cross-border e-commerce and the development of innovative and entrepreneurial talents

Lecture Language: Mandarin (Interpretation to Indonesia Language is provided)

Date: 28 OCTOBER 2022 (FRIDAY)

Time: 1 PM – 3 PM (GMT+7)

Zoom Meeting Link: https://icccm-net.zoom.us/j/86412212573 Zoom Meeting ID: 864 1221 2573

Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa Mandarin juga mengalami perkembangan pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, bahasa Mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha dan lainnya juga sudah mulai mempelajari bahasa Mandarin. Ditambah lagi saat ini perkembangan akan kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin semakin meningkat. Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama dengan negara lain. Saat ini, Tiongkok juga merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasar global. Dengan ini telah dibukanya berbagai tempat di Indonesia yang mempelajari bahasa Mandarin, baik pendidikan formal maupun non-formal contohnya seperti di sekolah, pusat bimbingan belajar, guru privat, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, pendidikan formal seperti sekolah tentu diharapkan dapat berperan sebagai sarana utama anak dalam mencapai mimpi mereka, karena itulah sekolah dapat menjadi sarana termumpuni bagi siswa/i dalam meningkatkan ilmu pengetahuan mereka dalam berbahasa mandarin baik secara lisan maupun esai. Adapun cara yang dapat dijalankan oleh pihak sekolah dalam memenuhi misi memajukan anak dalam berbahasa mandarin lisan dan non-lisan adalah dengan mengadakan ujian bahasa mandarin dengan basis internasional yang dinamakan HSK (Hànyǔ Shuǐpíng Kǎoshì汉语水平考试).

HSK merupakan sejenis  ujian standardisasi untuk mengukur kemahiran berbahasa mandarin bagi mahasiswa internasional ataupun pendatang dari luar. HSK sendiri terdiri dari 6 level atau tingkatan yaitu mulai dari level 1 sampai dengan level 6. Ujian standarisasi mandarin berbasis internasional ini menjadi bekal peserta untuk dapat melanjutkan studi ke Tiongkok. Setelah siswa/I menjalankan ujian HSK, siswa/I akan mendapatkan sertifikat HSK yang bertujuan untuk dapat memenuhi persyaratan melanjutkan studi ketika mereka ingin mengajukan beasiswa tertentu yang diinginkan ke Tiongkok. Oleh karena itu, SMA Maitreyawira Batam melakukan kerjasama bersama Capital Normal University dalam menyelenggarakan pelatihan yang berjudul, “Pelatihan CAPITAL NORMAL UNIVERSITY (HSK 5)”.

Seiring dengan lajunya perkembangan zaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa mandarin juga mengalami perkembangan tak kalah pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, bahasa mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha dan lainnya juga sudah mulai mempelajari bahasa Mandarin. Ditambah lagi saat ini perkembangan akan kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin semakin meningkat. Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama bisnis maupun nonbisnis dengan negara lain. Saat ini, Tiongkok juga merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasar global. Berbicara tentang China dan Tiongkok, negara yang dijuluki sebagai negara bamboo tirai ini juga memiliki beberapa warisan budaya yang terkenal dan dapat dipelajari oleh siapapun, contohnya adalah tarian tradisional asal Tiongkok. Warisan budaya dunia asal Tiongkok ini ditarikan dengan menggunakan ketukan yang sangat unik yang membuat gerakan setiap ketukannya sangat indah. Oleh karena itu, selain belajar bahasa mandarin, siswa/I  juga disarankan mempelajari warisan-warisan budaya Tiongkok salah satunya adalah Tarian Tradisional asal Tiongkok. Dengan ini, Universitas Universal bekerja sama dengan Yunnan Art University mengadakan pelatihan pembelajaran Tarian Tradisional Tiongkok. Peserta yang mengikuti “Pelatihan Tarian Tradisional” adalah Mahasiswa UVERS dan Siswa/i SMP Maitreyawira yang berjumlah 17 orang.

Seiring dengan pesatnya perkembangan jaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa Mandarin juga mengalami perkembangan pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, bahasa Mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha dan lainnya juga sudah mulai mempelajari bahasa Mandarin. Ditambah lagi saat ini perkembangan akan kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin semakin meningkat. Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama dengan negara lain. Saat ini, Tiongkok juga merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasar global. Berbicara tentang China dan Tiongkok, negara yang dijuluki sebagai negara bamboo tirai ini juga memiliki cirikhas yang membuat negara tersebut istimewa, salah satunya adalah lukisan tradisional Tiongkok. Lukisan tradisional Tiongkok merupakan salah satu tradisi artistik tertua yang masih berlanjut di dunia lukisan dalam gaya tradisional sekarang. Lukisan tradisional secara essensial melibatkan teknik yang sama dengan kaligrafi dan diselesaikan dengan kuas yang dicelupkan dalam tinta hitam atau pigmen berwarna, minyak tidak digunakan. Bahan dasar yang digunakan hanya kertas dan kuas dan pewarna. Oleh karena itu, selain belajar bahasa mandarin, anak-anak juga harus belajar budaya Tiongkok salah satunya adalah Lukisan tradisional Tiongkok. Universitas Universal bekerja sama dengan IEEC mengadakan pelatihan pembelajaran Lukisan tradisional Tiongkok mulai dari tanggal 17 September sampai dengan 26 November 2022. Lewat pelatihan ini, siswa/i mempelajari teknik dasar lukisan tradisional Tiongkok, jenis-jenis lukisan dan cara-cara melukis yang baik. Peserta yang mengikuti “Pelatihan Dasar Lukisan Tiongkok” adalah siswa/I SD, SMP, SMA/SMK Batam & Medan, 文化班 serta Mahasiswa/I UVERS Batam yang berjumlah 141 orang.

Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa Mandarin juga mengalami perkembangan pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, bahasa Mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha dan lainnya juga sudah mulai mempelajari bahasa Mandarin. Ditambah lagi saat ini perkembangan akan kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin semakin meningkat. Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama dengan negara lain. Saat ini, Tiongkok juga merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasar global. Berbicara tentang China dan Tiongkok, negara yang dijuluki sebagai negara bamboo tirai ini juga memiliki alat musik tradisional yang membuat negara tersebut istimewa, salah satunya adalah alat musik yang bernama Ocarina asal Tiongkok. Alat musik ini dimainkan dengan ditiup sehingga akan menimbulkan suara yang indah, terlebih jika dimainkan dengan ada kunci atau nada tertentu.Oleh karena itu, selain belajar bahasa mandarin, anak-anak juga disarankan mempelajari budaya Tiongkok salah satunya adalah alat musik Ocarina. Universitas Universal bekerja sama dengan Yunnan Art University mengadakan pelatihan pembelajaran Alat Musik Ocarina mulai dari tanggal 17 September sampai dengan 25 November 2022. Peserta yang mengikuti “Pelatihan Alat Musik Ocarina” adalah siswa/I SMA Maitreyawira Batam.

Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa Mandarin turut mengalami perkembangan pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, bahasa Mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha dan lainnya juga sudah mulai mempelajari bahasa Mandarin. Ditambah lagi saat ini perkembangan akan kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin semakin meningkat. Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama dengan negara lain. Saat ini, Tiongkok juga merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasar global. Berdasarkan hal ini pula, berbagai tempat di Indonesia telah mulai membuka pelajaran bahasa Mandarin, baik di sekolah, pusat bimbingan belajar dan guru privat. Tentunya dengan peningkatan minat bahasa Mandarin yang tinggi ini, profesi guru bahasa Mandarin semakin mendapat perhatian sehingga dibutuhkanlah guru-guru yang ahli dalam bahasa asing satu ini. Para guru dituntut agar dapat meningkatkan standar untuk mereka sendiri dan senantiasa mengubah metode pengajaran mereka, terutama selama adanya pandemi yang masih terjadi, guru bahasa Mandarin harus sedikit banyak merombak  metode pembelajaran untuk menarik minat para pelajar. Oleh karena itu, untuk memenuhi dan meningkatkan wawasan, kinerja dan kualitas guru Mandarin di Indonesia, Universitas Universal bekerja sama dengan South China Normal University dalam menyelenggarakan sebuah pelatihan yang berkaitan dengan Bahasa Mandarin yang diadakan selama 24 minggu (6 bulan). Pelatihan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 12 September 2022 sampai dengan 11 Januari 2023, setiap hari Senin hingga Jumat, dibagi menjadi 3 kelas, diantaranya kelas pertama dimulai pada pukul 09.30 s/d 10.50 WIB, selanjutnya 17.00 s/d 18.20 dan kelas terakhir pukul 18.30 s/d 20.00.

Seiring dengan lajunya perkembangan zaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa mandarin juga mengalami perkembangan tidak kalah pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, Bahasa Mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha dan lainnya juga telah mulai mempelajari Bahasa Mandarin. Di tambah, saat ini perkembangan akan kebutuhan penguasaan Bahasa Mandarin semakin meningkat. Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama bisnis maupun nonbisnis dengan negara lain. Tiongkok juga merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasar global. Berbicara tentang Tiongkok, negara yang dijuluki sebagai negara bambu tirai ini juga memiliki ciri khas yang membuat negara tersebut istimewa, salah satunya adalah seni kaligrafi. Seni kaligrafi adalah seni menulis karakter hanzi. Kaligrafi Mandarin ditandai dengan orisinalitas dan kekayaan tulisan Cina. Kaligrafi Tiongkok memungkinkan bidang ekspresi artistik yang sangat luas.

Kaligrafi juga dapat didefinisikan sebagai teknik menulis indah karakter hanzi (aksara Tionghoa) dengan menggunakan tinta yang dituangkan dalam media tulis. Kuas, tinta, kertas, dan bak tinta diperlukan untuk dapat melakukan seni lukis indah ini. Kaligrafi Tiongkok adalah salah satu kebudayaan yang dimiliki oleh Tiongkok dan merupakan salah satu jenis kaligrafi yang tertua dalam sejarah peradaban manusia. Oleh karena itu, selain belajar Bahasa Mandarin, para peserta disarankan mempelajari budaya Tiongkok salah satunya adalah Kaligrafi Mandarin (中国书法). Universitas Universal bekerja sama dengan 嵩山少林武术职业学院Songshan Shaolin Wushu College mengadakan pelatihan pembelajaran seni kaligrafi mandarin.

Seiring dengan lajunya perkembangan jaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa mandarin juga mengalami perkembangan tak kalah pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, bahasa mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha dan lainnya juga sudah mulai mempelajari bahasa Mandarin. Ditambah lagi saat ini perkembangan akan kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin semakin meningkat. Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama bisnis maupun nonbisnis dengan negara lain. Saat ini, Tiongkok juga merupakan salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasar global. Berbagai tempat di Indonesia sudah mulai membuka pelajaran bahasa Mandarin, baik di sekolah, pusat bimbingan belajar dan guru privat. Karena ini pula, siswa tidak hanya mendapat pengetahuan tentang Bahasa Mandarin dan Budaya Tiongkok di sekolah saja. Dengan perkembangan teknologi dan dampak epidemi, perguruan tinggi dan universitas Tiongkok sekarang meluncurkan banyak kegiatan online, seperti banyaknya pelatihan yang diluncurkan bagi siswa/I maupun mahasiswa/i luar negeri guna mempelajari budaya Tiongkok dan pengetahuan Tiongkok. Oleh karena itu, untuk memenuhi dan menjalankan misi untuk meningkatkan pengetahuan Bahasa Bisnis Mandarin siswa/i di Indonesia, Universitas Universal dan IEEC bekerja sama menyelenggarakan pelatihan online yang berjudul, “Pelatihan Bahasa Bisnis Mandarin” untuk siswa/I di Indonesia.

Seiring dengan lajunya perkembangan jaman dan perkembangan kebudayaan Tiongkok, bahasa mandarin juga mengalami perkembangan tak kalah pesat, terutama di Indonesia. Saat ini, bahasa mandarin tidak hanya diminati oleh kalangan pelajar di Indonesia, tetapi masyarakat dari berbagai kalangan seperti karyawan, pengusaha danlainnya juga sudah mulai mempelajari bahasa Mandarin. Ditambah lagi saat iniperkembangan akan kebutuhan penguasaan bahasa Mandarin semakin meningkat.Peningkatan ini diawali sejak Tiongkok membuka diri untuk menjalin kerjasama bisnismaupun nonbisnis dengan negara lain. Saat ini, Tiongkok juga merupakan salah satunegara yang mmemiliki kekuatan ekonomi yang cukup berpengaruh di pasarr global.

Berbicara tentang China dan Tiongkok, negara yang dijuluki sebagai negara bambootirai ini juga memiliki beberapa warisan budaya yang terkenal dan dapat dipelajari olehsiapapun, contohnya adalah tarian Hua Gu. Warisan budaya dunia asal Tiongkok ini ditarikan dengan menggunakan sumpit seukuran tongkat besar dan drum kecil. Tariah HuaGu juga dikenal sebagai salah satu tarian tradisional negara China.Oleh karena itu, selain belajar bahasa mandarin, siswa/I juga disarankan mempelajariwarisan-warisan budaya Tiongkok salah satunya adalah Tarian Hua Gu. Dengan ini, Universitas Universal bekerja sama dengan Ii mengadakan pelatihan pembelajaran Tarian Hua Gu.Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, siswa/I SD Maitreyawira Batam dapat mempelajari dan menguasai teknik tarian Hua Gu da.

Scroll to Top